Tenaga Ahli Menteri Pertanian Tinjau Cetak Sawah di Kerinci untuk Dorong Swasembada Pangan
KERINCI – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Ir. Nandang Sudrajat, M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci, Minggu (1/11), untuk meninjau program Cetak Sawah Rakyat (CSR), Optimalisasi Lahan Nonrawa, dan rehabilitasi sawah dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Setelah diterima Bupati Kerinci, rombongan melanjutkan kegiatan bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Halis, S.Pi., serta pejabat lintas sektor, termasuk perwakilan BRMP Jambi dan BPLIP Palembang.
Di Lempur Hilir, Nandang meninjau progres cetak sawah seluas 15 hektare dari total 45 hektare berdasarkan Survei Investigasi dan Desain (SID). Ia menekankan pemanfaatan Sistem Informasi Pengelolaan Irigasi (SIPURI) untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan air, serta menegaskan pentingnya percepatan cetak sawah dan rehabilitasi jaringan irigasi guna meningkatkan produksi padi dan luas tanam. Berdasarkan data BPLIP Palembang, kontrak CSR seluas 56,34 hektare di Kabupaten Kerinci akan berakhir pada akhir November, sehingga penyelesaian pekerjaan perlu dipercepat dengan tetap mengacu pada SID. Nandang juga mendorong pemerintah daerah mengusulkan kebutuhan infrastruktur pertanian untuk difasilitasi melalui anggaran 2026–2027.
Saat meninjau kegiatan Optimalisasi Lahan Nonrawa, Radium menyampaikan produktivitas padi di Kerinci saat ini mencapai 5–7 ton per hektare dan diharapkan meningkat melalui dukungan cetak sawah serta rehabilitasi irigasi. Perwakilan BRMP Jambi, Dr. Endi Putra, S.P., M.Si., selaku Pj Swasembada Kabupaten Kerinci, turut memperkuat koordinasi teknis di lapangan. Nandang mengapresiasi kerja seluruh pihak dan mengajak agar potensi serta fasilitas irigasi dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan luas tambah tanam dan indeks pertanaman, sehingga Kerinci dapat memperkuat perannya sebagai daerah surplus beras dan mendukung swasembada pangan nasional. (EP)